TERBONGKAR! KEMATIAN MISTERIUS PUTRA GADDAFI GUNCANG LIBYA - Berita Dunia
← Kembali

TERBONGKAR! KEMATIAN MISTERIUS PUTRA GADDAFI GUNCANG LIBYA

Foto Berita

Kabar mengejutkan datang dari Libya, menyoroti kembali kerentanan keamanan di negara yang dilanda konflik tersebut. Saif al-Islam Gaddafi, putra mendiang diktator Libya Muammar Gaddafi, ditemukan tewas akibat luka tembak di Zintan, wilayah barat laut Libya. Peristiwa tragis ini memicu penyelidikan serius oleh kantor kejaksaan agung Libya, yang telah mengerahkan tim forensik ke lokasi kejadian untuk mengusut tuntas penyebab kematian dan mencari pelaku.

Menurut keterangan resmi kantor kejaksaan, tim ahli forensik diterjunkan ke Zintan, tempat Gaddafi Jr. dilaporkan ditembak mati. Mereka tengah berupaya keras mengidentifikasi para tersangka dalam kasus ini. "Korban meninggal akibat luka tembak," terang kantor kejaksaan dalam pernyataannya, menambahkan bahwa penyelidik akan segera meminta keterangan saksi-saksi kunci dan siapa pun yang berpotensi memberikan petunjuk penting mengenai insiden ini.

Tim politik Saif al-Islam Gaddafi menyebut pembunuhan ini sebagai "pembunuhan pengecut dan pengkhianatan". Mereka mengklaim, empat pria bertopeng menerobos masuk rumah Gaddafi Jr. dan membunuhnya setelah mematikan kamera keamanan properti. Pihak tim politik juga mengatakan Gaddafi sempat melakukan perlawanan langsung terhadap para penyerang, yang mereka sebut sebagai "upaya putus asa untuk menyembunyikan jejak kejahatan keji mereka."

Sosok Saif al-Islam Gaddafi bukanlah nama asing di Libya. Ia sempat disebut-sebut sebagai tangan kanan sang ayah sejak tahun 2000, sebelum akhirnya revolusi 2011 mengakhiri 42 tahun kekuasaan Muammar Gaddafi dan berujung pada kematian sang diktator. Saif al-Islam sendiri ditangkap oleh milisi di Zintan pada akhir 2011 saat mencoba melarikan diri ke Niger. Setelah enam tahun dalam penahanan, ia dibebaskan pada 2017 berkat undang-undang amnesti dan memilih tetap tinggal di Zintan. Kematiannya yang misterius ini tak hanya memunculkan pertanyaan besar tentang siapa dalang di baliknya, tetapi juga berpotensi menambah daftar panjang kekerasan dan ketidakstabilan politik di Libya, yang hingga kini masih berjuang membangun kembali negaranya pasca-kejatuhan rezim Gaddafi.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook