Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC), Kirsty Coventry, memberikan pesan tegas kepada para atlet muda yang menjadi korban perundungan atau bullying. Dalam wawancaranya dengan Al Jazeera menjelang Olimpiade Pemuda di Senegal, Coventry menyarankan para korban untuk berani bersikap tegas dan mengabaikan para pelaku.
Sebagai mantan atlet renang profesional, Coventry berbicara berdasarkan pengalaman pribadinya saat masih muda. Ia menekankan bahwa situasi akan menjadi lebih baik jika korban memiliki keberanian untuk melawan balik secara verbal atau tidak menggubris omongan negatif tersebut.
Pernyataan ini menjadi sorotan penting mengingat tekanan mental yang sering dialami atlet muda di panggung internasional. Pesan ini diharapkan dapat membangun ketahanan mental generasi penerus bangsa agar tidak mudah runtuh akibat tekanan sosial di lingkungan olahraga.