Konflik di Yaman kembali memanas. Pasukan pemerintah yang didukung koalisi Arab Saudi resmi mendeklarasikan 'pertempuran pembebasan' untuk merebut kembali wilayah yang masih dikuasai kelompok Houthi. Sasaran utamanya adalah Sanaa, ibu kota Yaman yang selama ini menjadi basis kekuatan Houthi yang didukung Iran.
Dalam operasi besar-besaran ini, sebuah pabrik di Sanaa dilaporkan mengalami kerusakan parah akibat serangan. Meski belum ada laporan resmi soal korban jiwa, eskalasi ini menandai babak baru pertempuran yang lebih intensif setelah bertahun-tahun konflik berlarut-larut.
Dampak bagi Masyarakat: Warga sipil di Sanaa dan sekitarnya berisiko menghadapi gelombang pengungsian baru, krisis pangan yang makin parah, dan akses bantuan kemanusiaan yang semakin sulit. Harga kebutuhan pokok dipastikan melonjak seiring operasi militer yang memblokir jalur distribusi. Masyarakat internasional mendesak agar koridor kemanusiaan tetap dibuka, namun hingga kini belum ada jaminan.
Konteks Tambahan: Operasi ini terjadi di tengah tekanan global terhadap Houthi yang kerap menyerang kapal di Laut Merah. Jika pertempuran meluas, stabilitas kawasan Timur Tengah bisa semakin terancam, termasuk jalur perdagangan minyak dunia.