RATUSAN JEMAAT DULIK, TEBUSANNYA BIKIN MELONGO! - Berita Dunia
← Kembali

RATUSAN JEMAAT DULIK, TEBUSANNYA BIKIN MELONGO!

Foto Berita

Kabar mengejutkan datang dari Nigeria, di mana ratusan jemaat gereja dilaporkan diculik oleh kelompok bersenjata. Insiden tragis ini terjadi pada Minggu, 20 November 2023, di Desa Kurmin Wali, Negara Bagian Kaduna, saat warga tengah berkumpul untuk beribadah di tiga gereja.

Awalnya, kepolisian Negara Bagian Kaduna sempat menampik kabar penculikan massal ini. Namun, juru bicara kepolisian nasional Nigeria, Benjamin Hundeyin, kemudian mengonfirmasi bahwa insiden penculikan memang benar terjadi pada Minggu. Menurut Hundeyin, bantahan awal tersebut bertujuan untuk mencegah kepanikan publik sembari pihak berwenang mengumpulkan fakta. Kini, operasi keamanan besar-besaran telah diluncurkan untuk mencari dan menyelamatkan para korban.

Meskipun jumlah pasti korban masih simpang siur, Kepala Asosiasi Kristen Nigeria (CAN) wilayah utara, Pendeta John Hayab, menyebutkan setidaknya 172 jemaat diculik. Sembilan di antaranya berhasil melarikan diri, menyisakan 163 orang yang masih dalam penyekapan. Sementara itu, anggota parlemen Negara Bagian Kaduna, Usman Danlami Stingo, memperkirakan 168 orang hilang akibat peristiwa ini.

Yang membuat kasus ini semakin mencengangkan adalah tuntutan tebusan dari para penculik. Menurut laporan Al Jazeera, mereka tidak meminta uang, melainkan 10 unit sepeda motor yang sebelumnya mereka sembunyikan di semak-semak. Para "bandit", sebutan umum untuk kelompok bersenjata ini di Nigeria, menjadikan pengembalian motor-motor tersebut sebagai syarat pembebasan para sandera. Namun, warga desa mengaku tidak tahu menahu keberadaan motor-motor itu dan kondisi mereka sudah sangat terpuruk hingga sulit memenuhi kebutuhan dasar.

Peristiwa ini bukan yang pertama kali. Nigeria, khususnya di bagian utara dan tengah, memang sering diguncang gelombang penculikan massal untuk tebusan oleh kelompok-kelompok bersenjata ini. Mereka kerap menargetkan desa-desa, sekolah, dan tempat ibadah, baik umat Kristen maupun Muslim. November lalu, lebih dari 300 siswa dan guru dari sebuah sekolah Katolik di Negara Bagian Niger juga sempat diculik, meskipun sebagian besar berhasil dibebaskan beberapa minggu kemudian.

Kondisi keamanan di Nigeria memang kompleks, dengan berbagai konflik yang menurut para ahli seringkali menimpa siapa saja, tanpa memandang agama. Namun, insiden penculikan terbaru ini kembali menyoroti kerentanan masyarakat terhadap aksi keji para bandit bersenjata.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook