Dunia maya India digegerkan dengan kematian tragis V Harish, seorang influencer keuangan berusia 27 tahun yang dikenal lewat akun Instagram populer 'Finance with Harish'. Harish ditemukan meninggal di rumahnya dekat Chennai, Tamil Nadu, pada Selasa pagi. Kematiannya diduga kuat buntut dari perundungan siber (cyberbullying) dan tekanan setelah akunnya dinonaktifkan oleh Meta.
Kasus ini mencuat setelah ayah Harish, J Vinayagam, melaporkan ke polisi bahwa anaknya mengalami pelecehan online yang dilakukan oleh Jason Samuel, seorang YouTuber dan CEO sebuah venture studio. Polisi pun telah menangkap Samuel pada Kamis (dua hari setelah kematian Harish) atas tuduhan mencoba memeras uang dan menyebarkan video fitnah terhadap korban. Meski begitu, Samuel sempat membantah tuduhan tersebut di platform X sebelum penangkapannya.
Kronologi bermula saat akun Instagram Harish dengan 1,3 juta pengikut itu dihapus oleh Meta pada September lalu. Penghapusan ini terjadi karena Harish dianggap melanggar aturan regulator pasar India (SEBI) dengan memberikan saran investasi tanpa registrasi resmi. Akun cadangannya pun ikut diblokir. Menurut laporan NDTV, sebelum mengakhiri hidupnya, Harish sempat merekam pesan video yang menyebut bahwa 'lima tahun kerja keras telah dicuri' darinya.
Kasus ini menyoroti fenomena gelap di balik menjamurnya 'finfluencer' (influencer finansial) di India. Sejak pandemi 2020, jumlah investor ritel di India meledak dari 30 juta menjadi lebih dari 130 juta. Masyarakat kini lebih percaya pada saran dari media sosial ketimbang analis konvensional, namun seringkali mengabaikan aspek legalitas dan risiko penipuan. Kematian Harish menjadi pukulan keras bagi ekosistem literasi keuangan digital yang masih minim pengawasan ini.