KREMLIN GENJOT AGENDA PERANG USAI PEMILU RUSIA - Berita Dunia
← Kembali

KREMLIN GENJOT AGENDA PERANG USAI PEMILU RUSIA

Foto Berita

MOSKOW, RUSIA - Presiden Vladimir Putin kembali menegaskan posisinya di panggung kekuasaan setelah pemilu legislatif bulan lalu menghasilkan komposisi parlemen yang sepenuhnya mendukung kebijakannya. Partai berkuasa, United Russia, kini menguasai kursi Duma Negara (DPR Rusia) dengan jumlah terbanyak, memberikan Kremlin klaim legitimasi besar untuk melanjutkan agenda mereka.

Namun, pertanyaan besarnya kini mengarah pada satu hal: apa yang akan dilakukan Putin dengan mandat besar ini? Isyarat yang beredar di media Rusia dan pernyataan pejabat tinggi menunjukkan tidak ada tanda-tanda de-eskalasi. Sebaliknya, Moskow justru tampak semakin percaya diri untuk mengejar kemenangan militer di Ukraina, meskipun harus menelan kerugian besar di medan perang dan tekanan ekonomi yang berat.

Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov baru-baru ini memberikan sinyal tegas bahwa Rusia tidak akan mundur. Dalam wawancaranya dengan BBC, Lavrov bahkan menuduh Eropa sedang melancarkan perang terhadap Rusia. Ia merespons tuduhan soal perang hibrida dengan menyatakan bahwa Rusia hanya menghancurkan drone dan rudal yang dipasok negara-negara Barat ke Ukraina.

Analisis Dampak: Situasi ini memperlihatkan bahwa konflik tidak akan berakhir dalam waktu dekat. Bagi masyarakat global, eskalasi ini berpotensi memicu lonjakan harga energi dan pangan akibat ketidakstabilan rantai pasok. Sementara itu, masyarakat Eropa harus bersiap menghadapi ancaman keamanan baru, seperti serangan siber dan pelanggaran wilayah udara oleh drone Rusia, yang oleh pejabat Barat disebut sebagai 'perang zona abu-abu'.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook