Jakarta – Aktor dan komedian asal Amerika Serikat, Jerry Seinfeld, kembali memicu gelombang kemarahan publik. Dalam sebuah pernyataan kontroversial, ia mengatakan bahwa 'Palestina tidak ada'. Ucapan ini langsung menjadi viral dan menuai kecaman keras, terutama di tengah konflik Gaza yang masih berkecamuk.
Pernyataan Seinfeld itu tidak hanya menuai hujatan dari warganet, tetapi juga mendapat respons langsung dari Anggota Kongres AS, Ilhan Omar. Omar, yang dikenal sebagai tokoh progresif dan pendukung hak-hak Palestina, mengecam pernyataan tersebut sebagai bentuk penghapusan sejarah dan penderitaan sebuah bangsa.
Komentar ini menambah panjang daftar kontroversi yang melibatkan Seinfeld terkait dukungannya yang vokal terhadap Israel. Sikapnya ini dinilai tidak sensitif dan mengabaikan realitas geopolitik yang kompleks, di mana jutaan warga Palestina hidup di Tepi Barat, Gaza, dan Yerusalem Timur.
Analisis Dampak: Pernyataan seperti ini dari figur publik global berpotensi memperkeruh situasi yang sudah panas. Di satu sisi, ini bisa memperkuat narasi kelompok garis keras yang menolak eksistensi negara Palestina. Di sisi lain, pernyataan ini justru memicu solidaritas global yang lebih besar terhadap perjuangan rakyat Palestina. Dari perspektif media internasional, pernyataan Seinfeld dianggap sebagai bentuk 'dehumanisasi' yang berbahaya, karena mereduksi identitas dan penderitaan jutaan orang menjadi sekadar 'tidak ada'.