Doha, Qatar – Pemerintah Qatar dengan tegas membantah pemberitaan media Israel yang mengklaim bahwa Negeri Emas tersebut setuju untuk ikut serta dalam aksi militer terhadap Iran. Dalam pernyataan resmi, Doha menyebut tuduhan itu palsu dan sengaja disebar untuk merusak posisinya sebagai mediator regional di Timur Tengah.
Menurut koresponden Al Jazeera, Zein Basravi, klaim yang muncul di media Israel tersebut tidak memiliki dasar. Qatar justru selama ini konsisten mendorong solusi diplomatik dan de-eskalasi konflik di kawasan, termasuk terkait ketegangan dengan Iran.
Analisis Dampak: Bantahan ini penting karena Qatar selama ini memainkan peran sentral sebagai penengah dalam berbagai konflik, termasuk perundingan gencatan senjata Gaza. Jika klaim Israel itu dipercaya, bisa merusak kepercayaan dunia terhadap netralitas Qatar. Media internasional lain juga mencatat bahwa langkah Qatar ini sekaligus menegaskan sikapnya yang tidak ingin terseret dalam poros militer AS-Israel melawan Iran, mengingat hubungan dagang dan energi Doha-Tehran juga cukup erat.