IRAN SEMBUNYIKAN URANIUM DI BAWAH TANAH, DUNIA WASPADA NUKLIR? - Berita Dunia
← Kembali

IRAN SEMBUNYIKAN URANIUM DI BAWAH TANAH, DUNIA WASPADA NUKLIR?

Foto Berita

Dunia kembali digegerkan laporan terbaru Badan Energi Atom Internasional (IAEA) yang menyoroti program nuklir Iran. Menurut laporan yang beredar ke negara anggota pada Jumat lalu, sebagian besar cadangan uranium yang telah diperkaya Iran kini disimpan rapi di kompleks terowongan bawah tanah di fasilitas Isfahan.

Yang lebih mencemaskan, IAEA memastikan Iran terus memperkaya uranium hingga 60 persen. Angka ini hanya selangkah lagi dari tingkat kemurnian yang dibutuhkan untuk membuat senjata nuklir. Kondisi ini kian panas lantaran IAEA kesulitan mendapatkan akses penuh untuk menginspeksi situs-situs nuklir krusial di Iran, terutama pasca-perang 12 hari tahun lalu yang melibatkan serangan udara dari Amerika Serikat dan Israel ke lokasi-lokasi nuklir Iran.

Bukan hanya itu, IAEA juga mengaku tidak tahu persis lokasi fasilitas pengayaan uranium keempat yang disebut Iran sedang dibangun di Isfahan. Status operasional fasilitas tersebut, termasuk apakah sudah berisi material nuklir, masih jadi misteri besar bagi para inspektur. Lewat citra satelit, IAEA memang melihat aktivitas kendaraan reguler di sekitar pintu masuk kompleks terowongan di Isfahan tempat uranium 20% dan 60% disimpan. Namun, mereka menegaskan pentingnya akses tanpa batas untuk inspeksi.

Ketidakpastian ini semakin diperparah dengan kegagalan putaran ketiga negosiasi tidak langsung antara AS dan Iran yang dimediasi Oman di Jenewa. Pertemuan dewan IAEA yang akan membahas laporan ini akan dimulai Senin depan di Wina, bertepatan dengan pertemuan teknis lanjutan yang juga dimediasi Oman.

Situasi ini jelas memicu kekhawatiran serius di tingkat internasional. Stok uranium Iran yang diperkaya hingga 60 persen, yang terakhir terlihat oleh inspektur IAEA pada Juni lalu, diperkirakan mencapai lebih dari 400 kg. Jumlah ini lebih dari cukup untuk beberapa bom nuklir jika dimurnikan lebih lanjut. Pembatasan akses inspeksi yang diberlakukan Iran, dengan alasan tuduhan bias terhadap PBB dan dan kegagalan mengutuk serangan militer, hanya memperburuk kondisi ini.

Analis dari Al Jazeera, Ali Hashem, menyebut poin-poin teknis dalam diskusi yang dimediasi Oman kemungkinan besar terkait dengan penarikan uranium yang diperkaya itu, sebagai upaya mencegah potensi Iran menuju persenjataan nuklir. Namun, ia juga menyoroti ironi bahwa bahkan Iran sendiri, menurut IAEA, mungkin kesulitan mengakses fasilitas-fasilitas tersebut. Ini mengindikasikan bahwa meski ada aktivitas konstruksi atau pengamanan di sekitar situs, akses ke bagian paling sensitif tetap menjadi tantangan besar. Semua ini tentu menambah ketegangan geopolitik di kawasan dan memperumit upaya dunia untuk mencapai kesepakatan nuklir baru dengan Iran.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook