WABAH EBOLA GUNCANG KENYA, SATU NYAWA MELAYANG - Berita Dunia
← Kembali

WABAH EBOLA GUNCANG KENYA, SATU NYAWA MELAYANG

Foto Berita

Kenya mencatat kematian kedua akibat virus Ebola dalam sejarah pertama wabah penyakit ini di negara tersebut. Korban terbaru adalah seorang perempuan berusia 65 tahun yang merupakan anggota keluarga dekat dari pasien pertama. Kementerian Kesehatan Kenya menyatakan perempuan itu meninggal setelah dirawat di ruang karantina.

Saat ini, tujuh pasien Ebola lainnya masih menjalani perawatan intensif di dua fasilitas isolasi. Pihak berwenang menegaskan seluruh kasus yang ditemukan masih berada dalam satu klaster penyebaran dan belum ada indikasi penularan di masyarakat luas. Kematian pertama sebelumnya dialami seorang pria yang sempat dirawat di beberapa rumah sakit di Republik Demokratik Kongo sebelum tiba di Nairobi.

Dari sembilan kasus yang terkonfirmasi, mereka yang dirawat terdiri dari tiga kerabat pasien pertama, tiga tenaga kesehatan, dan seorang petugas kebersihan rumah sakit. Situasi ini memicu kekhawatiran internasional, dengan Amerika Serikat mengeluarkan peringatan perjalanan ke Kenya. Negara-negara tetangga seperti Uganda, Ethiopia, dan Somalia juga meningkatkan kewaspadaan di perbatasan.

Sebagai langkah pencegahan, Kenya memperketat pengawasan di pintu masuk negara. Pelancong dari sepuluh negara berisiko tinggi, termasuk Kongo, Uganda, dan Tanzania, wajib mengisi formulir pengawasan digital dan menunjukkan kode QR saat kedatangan. Pemerintah juga gencar mengampanyekan pola hidup bersih dan imbauan agar masyarakat segera melapor jika menemukan gejala mencurigakan.

Ebola sendiri merupakan penyakit langka namun mematikan yang menyebar melalui kontak dengan cairan tubuh penderita. Varian Bundibugyo yang terdeteksi di Kenya tergolong langka dan belum memiliki vaksin maupun pengobatan resmi, meski uji klinis tengah berlangsung. Dengan lebih dari 9.500 kasus di Kongo, risiko masuknya kasus baru ke Kenya melalui perbatasan masih menjadi ancaman nyata.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook