Empat astronaut dari berbagai negara terpaksa mengakhiri misi ilmiah mereka di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) lebih awal dari jadwal. Bukan karena masalah teknis, melainkan demi kondisi medis serius salah satu kru yang membutuhkan penanganan darurat di Bumi. Kapsul SpaceX Dragon "Endeavour" kini sedang dalam perjalanan pulang, dijadwalkan mendarat di Samudra Pasifik.
Menurut Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA), kapsul yang membawa astronaut NASA Zena Cardman dan Mike Fincke, astronaut Jepang Kimiya Yui, serta astronaut Rusia Oleg Platonov itu memulai penurunannya pada Rabu pukul 22:30 GMT. Perjalanan pulang dari orbit ini memakan waktu sekitar 10,5 jam, dengan target pendaratan di Samudra Pasifik lepas pantai California pada Kamis pagi waktu setempat.
Keempat kru ini sebelumnya telah menghabiskan 167 hari di ISS, menjalankan misi ilmiah jangka panjang sebagai bagian dari misi berawak ke-11 SpaceX. Mereka juga terlibat dalam Ekspedisi 74 NASA yang dimulai pada 8 Desember.
NASA mengumumkan pada 8 Januari lalu bahwa misi SpaceX-Crew 11 akan berakhir lebih cepat dari perkiraan semula di akhir Februari. Keputusan ini diambil karena adanya kondisi medis serius yang menimpa salah satu anggota kru. Demi menjaga privasi, NASA tidak memberikan detail lebih lanjut. Namun, Kepala Petugas Kesehatan dan Medis NASA, James Polk, memastikan insiden ini tidak terkait dengan operasional stasiun luar angkasa.
"Kami selalu mengutamakan kesehatan dan kesejahteraan astronaut, dan dalam kasus ini kami melakukan hal yang sama," kata Polk.
Mike Fincke, seorang purnawirawan kolonel Angkatan Udara AS yang memimpin Ekspedisi 74, menulis di Instagram bahwa mengakhiri misi lebih awal adalah keputusan yang tepat. "Ini adalah keputusan yang disengaja untuk memungkinkan evaluasi medis yang tepat dilakukan di darat, di mana seluruh jangkauan kemampuan diagnostik tersedia. Ini adalah panggilan yang tepat, meskipun sedikit pahit," tulisnya, seperti dikutip dari Reuters.
NASA sebelumnya menayangkan secara langsung momen kapsul Endeavour menutup palka, melepaskan diri dari ISS, dan perlahan menjauh pada Rabu malam, dari ketinggian lebih dari 400 kilometer di atas Australia. Foto-foto yang dibagikan ISS di media sosial menunjukkan keempat astronaut sedang memeriksa pakaian tekanan Dragon berwarna hitam-putih mereka saat bersiap untuk keberangkatan.
Siaran langsung NASA akan dilanjutkan saat Endeavour menyalakan mesinnya untuk kembali memasuki atmosfer Bumi, kemudian membuka parasutnya untuk mendarat mulus di Samudra Pasifik. Setelah keberangkatan SpaceX Crew-11 ini, dua astronaut Rusia dan satu astronaut NASA akan tetap berada di ISS untuk melanjutkan Ekspedisi 74. Sementara itu, misi SpaceX Crew-12 berikutnya sudah bersiap berangkat pada Februari untuk membawa lebih banyak kru ke stasiun luar angkasa.