Rmeileh, Lebanon - Di tengah gempuran serangan Israel yang terus menghantam Lebanon, secercah hiburan muncul di kota pesisir Rmeileh. Seorang influencer lokal, Bilal Haddad, berhasil menggelar acara nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 yang menyedot perhatian ratusan warga.
Acara yang berlangsung di dekat Sidon Gate ini bukan sekadar nobar biasa. Haddad menyulap lokasi tersebut menjadi zona penggemar lengkap dengan food truck, shisha, dan berbagai aktivitas keluarga. Suasana santai dan riang terasa kontras dengan situasi perang yang mencekam di wilayah lain.
Wartawan Al Jazeera, Justin Salhani, melaporkan bahwa acara ini menjadi pelarian langka bagi warga Lebanon yang hampir setiap hari hidup dalam ketegangan akibat ancaman bom dan serangan udara. "Ini adalah momen untuk melupakan sejenak realitas pahit di luar sana," tulis Salhani dalam laporannya.
Analisis Dampak: Fenomena ini menunjukkan bagaimana warga sipil berusaha mempertahankan normalitas di tengah krisis. Meski terkesan sepele, acara seperti ini memiliki dampak psikologis besar. Ini menjadi bentuk resistensi sosial dan penyembuhan trauma kolektif. Namun, kritik juga muncul dari beberapa pihak yang menilai acara ini tidak sensitif terhadap korban perang. Di sisi lain, media lain menyoroti bahwa kreativitas seperti ini justru membuktikan semangat tak terkalahkan rakyat Lebanon.