Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres dengan tegas mengecam gelombang serangan militer yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, serta aksi balasan yang dilakukan Teheran. Ia memperingatkan bahwa rangkaian peristiwa ini secara serius mengancam perdamaian dan keamanan global, menyerukan dialog serta negosiasi sejati sebagai jalan keluar.
Pernyataan keras dari Guterres ini muncul menyusul eskalasi ketegangan yang memanas di kawasan tersebut. Berbagai laporan mengindikasikan adanya operasi militer yang menargetkan wilayah Iran, memicu respons cepat dari pihak Teheran yang kemudian juga melancarkan serangan balasan. Siklus kekerasan ini dikhawatirkan akan membawa dampak buruk yang tak terhindarkan.
Kecaman PBB ini menggarisbawahi kekhawatiran mendalam komunitas internasional terhadap potensi konflik yang lebih luas di Timur Tengah. Eskalasi militer semacam ini, jika tidak segera ditangani melalui jalur diplomasi yang konstruktif, berisiko menyeret lebih banyak aktor regional dan global. Dampaknya bisa meluas, mulai dari krisis kemanusiaan yang parah hingga destabilisasi ekonomi global, terutama pada sektor energi yang rentan. Situasi ini juga menyoroti pentingnya dialog untuk meredakan ketegangan jangka panjang antara Teheran dengan Washington dan Tel Aviv agar ancaman perang terbuka dapat dihindari.