UJI COBA VAKSIN HEPATITIS B BAYI DI AFRIKA DIBATALKAN - Berita Dunia
← Kembali

UJI COBA VAKSIN HEPATITIS B BAYI DI AFRIKA DIBATALKAN

Foto Berita

Bissau, Guinea-Bissau — Rencana uji klinis vaksin hepatitis B pada bayi baru lahir di Guinea-Bissau resmi dibatalkan setelah menuai kecaman keras dari komunitas internasional. Proyek kontroversial ini dinilai tidak etis karena berencana menahan pemberian vaksin yang direkomendasikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) kepada separuh dari total 14.000 bayi yang menjadi peserta.

Uji coba yang didanai oleh Amerika Serikat melalui Centers for Disease Control and Prevention (CDC) senilai 1,6 juta dolar AS ini menuai sorotan tajam. Pasalnya, dana tersebut mengalir di bawah naungan Departemen Kesehatan AS yang dipimpin Robert F Kennedy Jr, sosok yang dikenal memiliki rekam jejak panjang meragukan efektivitas vaksin. Otoritas setempat bahkan telah menyita sejumlah dosis vaksin dari pusat penelitian Bandim Health Project yang menjadi lokasi persiapan uji coba.

Inti perdebatan terletak pada metodologi penelitian. Peneliti berargumen bahwa Guinea-Bissau belum menerapkan vaksinasi hepatitis B rutin saat lahir, sehingga mereka memiliki 'peluang langka' untuk mempelajari efek samping vaksin sebelum program nasional dimulai pada 2028. Namun, kritikus menilai langkah menahan vaksin dari bayi di salah satu negara termiskin di dunia—di mana hampir seperlima populasi terinfeksi hepatitis B—adalah pelanggaran etika berat.

Perwakilan WHO di Guinea-Bissau, Walter Kazadi Mulombo, menegaskan bahwa vaksin tersebut sudah terbukti melindungi bayi selama lebih dari 30 tahun di 115 negara. Ia menilai penahanan vaksin dalam uji coba ini sebagai tindakan yang tidak bisa diterima. Sementara itu, para ahli kesehatan masyarakat mempertanyakan standar ganda dalam penelitian global, di mana populasi rentan di Afrika diminta menanggung risiko yang tidak akan diterima di negara-negara kaya.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook