GELOMBANG DEMOKRAT VS REPUBLIKAN DI MENIT AKHIR - Berita Dunia
← Kembali

GELOMBANG DEMOKRAT VS REPUBLIKAN DI MENIT AKHIR

Foto Berita

Washington, DC – Kontestasi politik Amerika Serikat (AS) menuju pemilu sela November mendatang memasuki babak krusial dengan dinamika yang berbalik arah. Partai Demokrat kini mengendus momentum positif, sementara Partai Republik terpaksa merogoh kocek dalam-dalam untuk menyelamatkan kursi-kursi yang sebelumnya dianggap aman.

Pertarungan memperebutkan kendali DPR dan Senat AS ini menjadi sorotan utama. Demokrat memulai bulan Oktober dengan optimisme tinggi seiring semakin banyaknya wilayah pemilihan yang masuk dalam radar persaingan. Sebaliknya, kubu Republik terlihat sibuk melakukan 'damage control' atau pengendalian kerusakan dengan mengalirkan dana jutaan dolar ke daerah pemilihan (dapil) yang biasanya menjadi benteng kuat mereka.

Faktor utama di balik kerentanan posisi Republik tak lepas dari figurnya, Presiden Donald Trump. Elektabilitas Trump tercatat merosot tajam menjelang sebulan terakhir sebelum pemungutan suara. Survei terbaru dari Associated Press-NORC menunjukkan angka persetujuan (approval rating) Trump berada di level 31 persen—rekor terendah sepanjang dua masa jabatannya.

Kekecewaan publik terutama dipicu oleh isu ekonomi. Hanya 26 persen responden yang menyetujui kinerja Trump dalam menangani perekonomian, angka yang bahkan lebih rendah dari titik terendah pendahulunya, Joe Biden. Harga bahan bakar yang melonjak akibat perang AS-Israel dengan Iran menjadi pemicu utama kekhawatiran masyarakat, di samping isu imigrasi dan korupsi.

Analis politik dari Ethics and Public Policy Center, Henry Olsen, menilai bahwa rakyat AS sedang kecewa, bahkan cenderung marah, karena Trump dianggap gagal mewujudkan janji-janji kampanyenya.

Lembaga prediksi non-partisan seperti Cook Political Report dan Sabato's Crystal Ball dari University of Virginia juga memperkuat tren ini. Cook Political Report baru-baru ini menggeser 15 kursi DPR ke arah Demokrat. Salah satu contohnya adalah distrik perbatasan Texas yang diwakili Republikan Monica De La Cruz, yang kini statusnya berubah menjadi 'toss-up' atau pertarungan ketat.

Jika Demokrat berhasil merebut mayoritas di DPR (435 kursi), mereka akan memiliki kekuatan legislatif baru untuk menekan Trump, termasuk membuka investigasi terhadap bisnis keluarga presiden. Pemerintahan Trump diprediksi akan menghadapi badai politik yang lebih besar jika kubu oposisi menguasai parlemen.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook