Insiden nahas menimpa sebuah jet bisnis di Florida, Amerika Serikat, pada Minggu (waktu setempat). Pesawat jenis Learjet 60 itu jatuh menimpa jalan raya di kawasan permukiman Cresthaven, Palm Beach County, sekitar 14 kilometer dari resor mewah milik Presiden Donald Trump, Mar-a-Lago. Seluruh sembilan orang yang berada di dalam pesawat dilaporkan tewas. Beruntung, tidak ada korban jiwa di daratan.
Rekaman audio komunikasi kokpit sebelum kecelakaan mengungkap momen mencekam. Kru pesawat sempat melaporkan kondisi darurat karena pesawat mengalami penurunan drastis hingga 10.000 kaki per menit. "Kami akan menabrak tanah," ujar suara dari kokpit, sebelum akhirnya pesawat dinyatakan kehabisan waktu. Pesawat yang terbang dari Austin, Texas, menuju Bahama ini diduga mengalami masalah teknis hingga jatuh secara vertikal dan meledak, meninggalkan kawah besar di jalan raya Military Trail.
Dampak dari insiden ini cukup signifikan. Otoritas setempat menyatakan insiden ini sebagai 'mass casualty incident' dan mengevakuasi sekitar 600 warga dari kawasan trailer park di dekat lokasi kejadian. Infrastruktur lokal, termasuk saluran air, mengalami kerusakan parah, dan jalan raya diperkirakan baru bisa dibuka kembali dalam 30 hari ke depan. Menteri Transportasi AS, Sean Duffy, menyebut kejadian ini sebagai tragedi yang mengerikan dan meminta masyarakat mendoakan para korban. Sementara itu, Gubernur Florida Ron DeSantis menyebut video rekaman kecelakaan yang beredar di media sosial sangat memilikan, menggambarkan pesawat jatuh seperti rudal yang menghantam bumi.