SPANYOL BERDUKA LAGI, KORBAN KECELAKAAN KERETA API TUNTUT INVESTASI KESELAMATAN - Berita Dunia
← Kembali

SPANYOL BERDUKA LAGI, KORBAN KECELAKAAN KERETA API TUNTUT INVESTASI KESELAMATAN

Foto Berita

Spanyol kembali diguncang duka mendalam. Tiga kecelakaan kereta api terburuk dalam sejarah negara itu telah menelan banyak korban jiwa, dengan insiden terbaru terjadi di Urda, dekat Toledo, yang menewaskan sedikitnya 69 orang. Sebelumnya, dua kereta bertabrakan di Adamuz, dekat Cordoba, pada Januari lalu dan merenggut 46 nyawa. Tragedi terburuk masih tercatat di Angrois, Santiago de Compostela, pada 2013 silam yang menewaskan 80 orang.

Para penyintas yang masih bergulat dengan trauma pascakecelakaan (PTSD) kini bersuara lantang. Cristobal Gonzalez, korban selamat tragedi Angrois, menegaskan bahwa sejarah tidak boleh terus terulang. Ia mendesak pemerintah untuk serius berinvestasi dalam jaringan keselamatan berkecepatan tinggi. "Di Angrois pengemudi melaju terlalu cepat, di Adamuz ada masalah pada rel, dan di Urda mungkin kesalahan manusia serta sistem kontrol. Apa pun itu, kita harus menghentikan kecelakaan ini dengan investasi keselamatan yang lebih besar," ujarnya.

Analisis singkat: Seruan ini menjadi alarm keras bagi otoritas transportasi. Meski Spanyol tercatat sebagai salah satu negara dengan belanja infrastruktur kereta cepat tertinggi di Eropa (sekitar 1,67 miliar dolar AS per tahun pada 2018-2022), fakta di lapangan menunjukkan celah pemeliharaan yang fatal. Bagi masyarakat, berita ini menjadi pengingat bahwa keselamatan transportasi publik bukan sekadar soal kecepatan dan kenyamanan, melainkan nyawa. Pemerintah dituntut tidak hanya membangun, tetapi juga merawat dan mengawasi sistem kontrol secara ketat agar kepercayaan publik terhadap moda transportasi massal tidak runtuh.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook