Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi menegaskan komitmennya untuk membela Arab Saudi dari serangan kelompok Houthi. Dalam pernyataannya, el-Sisi menyatakan siap mengambil 'segala tindakan' yang diperlukan untuk melindungi Riyadh, termasuk mengerahkan bantuan militer jika diminta.
Langkah ini akan dibahas dalam sidang darurat parlemen Mesir pada Minggu mendatang. El-Sisi meminta persetujuan legislatif untuk mengirimkan bantuan militer ke Arab Saudi, meskipun ia menegaskan bahwa Mesir tidak menginginkan perang.
Analisis Dampak: Keterlibatan Mesir dalam konflik Yaman berpotensi memperluas front pertempuran dan meningkatkan ketegangan regional. Bagi masyarakat Mesir, keputusan ini dapat memicu perdebatan soal prioritas anggaran militer versus kebutuhan domestik. Sementara itu, bagi Arab Saudi, dukungan Mesir memperkuat koalisi anti-Houthi, namun risiko eskalasi konflik dengan Iran (pendukung Houthi) semakin nyata. Media internasional seperti Al Jazeera menyoroti bahwa langkah ini menandai pergeseran kebijakan luar negeri Mesir yang semakin aktif di kawasan.