Gelombang protes menolak kenaikan harga kebutuhan pokok di Prancis berubah menjadi aksi anarkis pada malam hari. Insiden paling parah terjadi di Kota Limoges, di mana massa yang mengenakan penutup wajah membakar balai kota setempat. Petugas menyebut bangunan bersejarah itu kini 'sebagian besar hilang' dilalap api.
Situasi tak kalah panas terjadi di Paris. Sepanjang malam, ibu kota Prancis diwarnai aksi pembakaran, penjarahan, dan tembakan gas air mata dari aparat keamanan. Aksi rusuh ini dipicu oleh kemarahan masyarakat terhadap biaya hidup yang semakin mencekik, yang dianggap tidak direspons serius oleh pemerintah.
Analisis Dampak: Eskalasi kekerasan ini menandakan bahwa isu ekonomi telah berubah menjadi krisis kepercayaan publik terhadap pemerintah. Bagi masyarakat umum, kerusuhan ini menciptakan ketidaknyamanan dan kerugian materiil, namun sekaligus menjadi alarm keras bahwa daya beli masyarakat Eropa sedang berada di titik kritis. Jika tidak diredam, potensi kerusuhan serupa bisa meluas ke kota-kota lain.