Ketegangan di tubuh sepak bola Asia memanas. Presiden Federasi Sepak Bola Yordania (JFA), Pangeran Ali bin Hussein, melontarkan tuduhan keras terhadap Presiden FIFA, Gianni Infantino. Ia menuding Infantino telah membajak Kongres Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) untuk kepentingan politik menjelang upaya pemilihan kembali dirinya.
Dalam kongres luar biasa AFC di Tokyo, Jepang, Presiden AFC Sheikh Salman bin Ibrahim Al-Khalifa secara terbuka memberikan dukungan kepada Infantino untuk masa jabatan keempat. Dukungan ini mengejutkan banyak pihak, mengingat beberapa bulan sebelumnya AFC sempat menuduh Infantino melakukan 'pelanggaran kepercayaan fundamental' terkait proposal FIFA Forward Enterprise (FFE) yang gagal.
Namun, Pangeran Ali memberikan gambaran berbeda. Melalui akun media sosial X, ia mengungkapkan bahwa dua hari pertama kongres berjalan normal membahas sepak bola. Namun, hari terakhir berubah menjadi 'politik murni' atas permintaan Infantino. Ia menyoroti klaim adanya posisi 'bersatu' Asia untuk pemilihan Presiden FIFA berikutnya sebagai hal yang menyesatkan.
"Faktanya, tidak ada seorang pun yang diizinkan untuk berbicara, bertanya, berdebat, atau berbicara dengan media," tulis Pangeran Ali, dikutip dari Al Jazeera. Ia menegaskan bahwa kurangnya transparansi akan berujung pada hilangnya akuntabilitas, dan menolak segala bentuk pemaksaan, ancaman, atau suap dalam proses demokrasi organisasi.
Analisis dampak bagi publik: Situasi ini menunjukkan adanya perpecahan di tingkat tertinggi organisasi sepak bola dunia. Bagi penggemar sepak bola di Indonesia dan Asia, dukungan AFC terhadap Infantino bisa berdampak pada kebijakan kuota tim di Piala Dunia atau distribusi dana pengembangan. Namun, tuduhan 'pembajakan' dan 'suap' ini menimbulkan pertanyaan besar tentang integritas federasi. Jika kongres berjalan tanpa debat terbuka, transparansi dalam pengambilan keputusan yang mempengaruhi masa depan sepak bola Asia dipertaruhkan. Hingga berita ini diturunkan, FIFA dan AFC belum memberikan tanggapan resmi atas tuduhan tersebut.