Ningbo, China - Elena Rybakina memastikan diri melaju ke babak final Ningbo Open 2024 setelah menaklukkan unggulan keenam asal Rusia, Diana Shnaider, dalam pertarungan dua set langsung 6-3, 7-5 di Yinzhou International Tennis Centre, Sabtu (19/10). Kemenangan ini menjadi sinyal kuat bagi petenis peringkat satu dunia tersebut untuk kembali menancapkan taringnya jelang bergulirnya WTA Finals bulan depan.
Meski sempat diterpa cedera kaki yang memaksanya mundur dari turnamen Wuhan dan kekalahan pahit di Beijing, Rybakina tampil agresif sejak awal. Meski begitu, ia mengakui bahwa menghadapi petenis kidal seperti Shnaider bukan perkara mudah. "Butuh waktu bagi saya untuk beradaptasi. Mengubah pola permainan saat reli cukup menyulitkan, tapi saya senang bisa menang dua set langsung," ujar juara Grand Slam tiga kali itu.
Di partai puncak yang digelar Minggu, Rybakina akan menghadapi kejutan dari Kanada, Leylah Fernandez. Fernandez, yang melaju sebagai non-unggulan, sukses menghentikan langkah petenis Ceko Marie Bouzkova dengan skor identik 6-3, 7-5. Pertemuan ini diprediksi menarik karena Fernandez juga seorang petenis kidal, tantangan yang baru saja dihadapi Rybakina.
Analisis Dampak: Kemenangan Rybakina tidak hanya soal mempertahankan gelar di Ningbo, tetapi juga krusial untuk membangun kepercayaan diri (momentum) sebelum turnamen bergengsi WTA Finals di Indian Wells. Bagi publik tenis Indonesia, duel final melawan Fernandez ini menjadi tontonan wajib untuk melihat adaptasi strategi Rybakina dalam menghadapi pola kidal yang sering menjadi 'momok' bagi petenis top dunia. Sementara itu, bagi Fernandez, lolos ke final sebagai non-unggulan membuktikan bahwa status ranking tidak selalu menjamin hasil di lapangan, memberikan harapan bagi para pemain non-seeded untuk terus bersaing.