Selama enam hari berturut-turut, ribuan warga Albania turun ke jalan di ibu kota Tirana. Mereka menolak rencana pembangunan resor mewah di kawasan pesisir Laut Adriatik yang terkait dengan Ivanka Trump dan Jared Kushner, menantu sekaligus penasihat mantan Presiden AS Donald Trump.
Para pengunjuk rasa yang tergabung dalam kelompok lingkungan hidup menuding pemerintah Albania tidak transparan dalam proses perizinan proyek ini. Mereka khawatir pembangunan tersebut akan merusak ekosistem pesisir yang dilindungi, termasuk habitat langka di Zona Perlindungan Khusus Vjosa-Narta. Kawasan ini merupakan rumah bagi spesies burung migran dan keanekaragaman hayati yang rentan.
Proyek yang digadang-gadang sebagai destinasi wisata kelas dunia ini justru memicu gelombang protes terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Warga menuntut pemerintah membatalkan izin dan mengutamakan kelestarian lingkungan dibandingkan keuntungan investasi asing. Analis politik lokal menilai aksi ini bisa mempengaruhi stabilitas pemerintahan Perdana Menteri Edi Rama yang selama ini akrab dengan kalangan bisnis AS.
Dampak bagi masyarakat: Jika proyek tetap jalan, Albania berpotensi kehilangan warisan alam yang menjadi daya tarik utama pariwisata berkelanjutan. Sebaliknya, jika dibatalkan, ini bisa menjadi preseden kuat bagi gerakan lingkungan di Balkan untuk melawan proyek-proyek yang mengancam ekologi.