PALM BEACH, FLORIDA - Investigasi kecelakaan pesawat jet pribadi di Palm Beach, Florida, mengungkap fakta mengejutkan. Tim National Transportation Safety Board (NTSB) menemukan komponen penting pesawat, yaitu bagian left elevator (pengatur gerak naik-turun hidung pesawat), dalam kondisi terpecah tiga dan terletak sejauh 2 hingga 3,8 mil dari lokasi jatuhnya pesawat.
Anggota NTSB, Tom Chapman, menyatakan bahwa jarak temuan yang cukup jauh ini mengindikasikan kuat bahwa komponen tersebut telah lepas sebelum pesawat menghantam tanah pada Minggu lalu. "Mengetahui bahwa bagian itu hilang adalah bukti penting untuk mengarahkan penyelidikan kami," ujarnya.
Pesawat Learjet 60 yang membawa sembilan orang tersebut jatuh menukik ke jalan raya multi-jalur dan meledak saat menghantam tanah. Rekaman suara kokpit mengungkap momen mencekam sebelum insiden, di mana pilot melaporkan kondisi turbulensi sedang dan upaya mengatasi es. Namun, situasi memburuk dengan kecepatan penurunan drastis hingga 10.000 kaki per menit, sebelum akhirnya pilot berteriak bahwa pesawat mengalami overspeed dan akan menabrak tanah.
Korban tewas meliputi pengusaha teknologi Adam Robinson beserta istri dan dua anaknya, serta tiga orang lainnya. Investigasi masih berlangsung untuk memastikan apakah kehilangan komponen tersebut menjadi penyebab utama pesawat kehilangan kendali atau akibat dari kondisi penerbangan ekstrem.