PROTES PELAJAR PRANCIS MEMANAS, 500 SEKOLAH DITUTUP - Berita Dunia
← Kembali

PROTES PELAJAR PRANCIS MEMANAS, 500 SEKOLAH DITUTUP

Foto Berita

PARIS - Gelombang demonstrasi besar-besaran kembali mengguncang Prancis. Lebih dari 500 sekolah terpaksa diliburkan atau ditutup total akibat aksi protes yang digelar para pelajar pada Senin (waktu setempat). Situasi ini memaksa pemerintah bersiap menghadapi puncak demonstrasi nasional pada Selasa besok.

Menteri Pendidikan Prancis melaporkan bahwa aksi blokade yang dilakukan siswa telah melumpuhkan aktivitas belajar mengajar. Selama sepekan terakhir, kekacauan ini tidak hanya berdampak pada terganggunya pendidikan, tetapi juga memakan korban. Setidaknya 190 pelajar dilaporkan terluka dan lebih dari 5.000 orang ditangkap dalam bentrokan yang terjadi di berbagai kota.

Insiden paling memilukan terjadi di kota Lens, di mana seorang remaja berusia 15 tahun harus kehilangan tangannya akibat ledakan dalam bentrokan dengan aparat. Sebelumnya, seorang pelajar berusia 14 tahun juga mengalami patah rahang ganda setelah diduga terkena granat gas air mata.

Para pengunjuk rasa menuntut investasi yang lebih besar dalam sistem pendidikan. Mereka mengeluhkan kelas yang terlalu padat, bangunan sekolah yang rusak, serta kekurangan tenaga pengajar. Perdana Menteri Sébastien Lecornu mengaku telah mengumumkan serangkaian langkah perbaikan, namun serikat pelajar menilai janji tersebut belum konkret.

Analisis Dampak: Eskalasi protes ini menjadi ujian besar bagi stabilitas pemerintahan Presiden Emmanuel Macron. Jika aksi nasional pada Selasa besok berlangsung ricuh, aktivitas ekonomi dan transportasi publik di Prancis berpotensi lumpuh total. Situasi ini juga memicu kekhawatiran global, mengingat Prancis adalah salah satu motor penggerak ekonomi di Eropa. Pemerintah kini berada di posisi sulit: harus memenuhi tuntutan anggaran pendidikan di tengah tekanan fiskal, namun juga harus bertindak tegas terhadap kekerasan yang kian anarkis.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook