DIKLAT SOAL FOTO, MELONI BANTAH TRUMP: ITALIA TAK PERNAH MERATAP - Berita Dunia
← Kembali

DIKLAT SOAL FOTO, MELONI BANTAH TRUMP: ITALIA TAK PERNAH MERATAP

Foto Berita

Jakarta, CNN Indonesia -- Hubungan diplomatik antara Amerika Serikat dan Italia memanas setelah Presiden Donald Trump menuding Perdana Menteri Giorgia Meloni 'memohon-mohon' untuk difoto bareng di KTT G7 Prancis. Klaim ini langsung dibantah keras oleh Meloni dalam sebuah video yang diunggahnya, Jumat (14/6).

Dalam pernyataannya, Trump menyebut Meloni 'sangat ingin' berfoto dengannya dan ia hanya merasa kasihan hingga akhirnya mengabulkan permintaan itu. Namun, Meloni menyebut cerita Trump adalah 'kebohongan total'.

'Saya benar-benar terkejut. Saya tidak tahu mengapa presiden AS bersikap seperti ini terhadap sekutunya sendiri,' ujar Meloni dalam video tersebut. Ia menegaskan bahwa Italia dan dirinya tidak pernah merendahkan diri untuk meminta sesuatu.

Akibat pernyataan kontroversial itu, Menteri Luar Negeri Italia Antonio Tajani langsung membatalkan kunjungan kerjanya ke AS yang sedianya digelar akhir pekan ini. Ia menyebut perkataan Trump sebagai 'serius dan menghina'.

Bahkan Menteri Pertahanan Italia, Guido Crosetto, ikut angkat bicara. 'Lelucon semacam ini tidak menguntungkan siapa pun, baik AS, Italia, maupun aliansi kami,' katanya.

Ketegangan ini mengejutkan banyak pihak karena Meloni selama ini dikenal sebagai salah satu sekutu paling setia Trump di Eropa. Keduanya bahkan pernah bertemu di Mar-a-Lago usai kemenangan Trump pada Pilpres 2024. Namun belakangan, hubungan mereka retak karena perbedaan sikap soal perang Ukraina, konflik Iran, hingga kritik Trump terhadap Paus Leo.

Analis politik menilai insiden ini bisa memperlemah posisi AS di Eropa, terutama di tengah upaya Washington memperkuat aliansi melawan Rusia dan China. 'Ketika pemimpin negara besar seperti AS mempermalukan sekutunya sendiri di depan publik, ini bukan sekadar gosip diplomatik, tapi bisa memicu pergeseran aliansi,' ujar pengamat hubungan internasional dari Universitas Indonesia.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook