Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sánchez, mengeluarkan peringatan serius. Ia menuding Israel berupaya mengulang 'penghancuran Gaza' di Lebanon. Sánchez mengungkapkan kekhawatiran mendalam, melihat Israel memakai taktik serupa di perbatasan Lebanon seperti yang mereka lakukan di Jalur Gaza yang sudah memicu krisis kemanusiaan akut. Pernyataan ini muncul di tengah memanasnya konflik antara Israel dan kelompok Hizbullah di perbatasan utara, memicu kekhawatiran meluasnya perang. Spanyol, salah satu negara Eropa yang vokal mengkritik tindakan Israel dan telah mengakui negara Palestina, menyoroti potensi bencana kemanusiaan dan destabilisasi kawasan jika eskalasi terus berlanjut. Ini semakin memperlihatkan adanya perbedaan pandangan di komunitas internasional terkait konflik Timur Tengah, serta potensi dampak masif bagi warga sipil jika perang di Lebanon membesar seperti di Gaza.