PARIS – Petenis Ukraina, Marta Kostyuk, melontarkan kritik pedas kepada para petenis Rusia yang memilih bungkam soal perang di Ukraina. Setelah empat tahun konflik berlangsung, ia menilai diamnya mereka sudah menunjukkan keberpihakan.
Pernyataan itu disampaikan Kostyuk usai menyingkirkan sesama petenis Ukraina, Elina Svitolina, di babak perempat final Prancis Terbuka, Selasa (4/6). Pertandingan emosional itu digelar hanya beberapa jam setelah Kyiv kembali digempur rudal Rusia pada malam hari.
Kostyuk, yang akan berhadapan dengan petenis Rusia Mirra Andreeva di semifinal, menegaskan bahwa dirinya sudah tidak bisa lagi menerima alasan para atlet Rusia yang takut akan konsekuensi jika berbicara.
“Ada jalan keluar jika kalian tidak setuju,” ujar Kostyuk kepada wartawan. “Saya kenal beberapa orang yang meninggalkan Rusia begitu perang dimulai. Mereka menjual semua bisnis, meninggalkan segalanya karena tidak setuju dengan apa yang dilakukan negara mereka terhadap orang lain.”
Ia mencontohkan Daria Kasatkina, petenis yang pindah kewarganegaraan ke Australia tahun lalu. Menurutnya, Kasatkina berani bersuara meskipun keluarganya mendapat tekanan.
“Setelah empat tahun, saya pikir mereka sudah sangat jelas menunjukkan pihak mana yang mereka dukung,” tegas Kostyuk.
Sebelumnya, petenis Rusia seperti Diana Shnaider dan Andreeva kerap mengatakan mereka hanya fokus pada bola tenis dan menghindari diskusi politik. Kostyuk menilai itu dalih yang lemah.
“Mereka semua sudah dewasa. Mereka tahu apa yang mereka bicarakan. Mereka punya ponsel, Instagram, dan berita. Saya berharap ada sikap yang lebih jelas, terutama ketika negara kalian membunuh orang lain,” sindirnya.
Kostyuk juga mendedikasikan kemenangannya untuk rakyat Ukraina. Ia mengaku terbangun dengan kabar serangan rudal sebelum bertanding dan harus mengecek keselamatan keluarganya. Baginya, mewakili Ukraina kini lebih penting dari sekadar hasil pertandingan.
“Dengan semua yang terjadi, berada di sini adalah berkah. Saya tidak memikirkan menang. Saya di sini untuk mewakili Ukraina dan menikmati,” pungkasnya.