Pengadilan Afrika Selatan resmi menyatakan seorang pria bernama Imanuwela David bersalah atas pencurian uang tunai senilai lebih dari $500.000 (sekitar Rp7,8 miliar) dari sebuah peternakan milik Presiden Cyril Ramaphosa. Kasus ini bukan sekadar pencurian biasa, melainkan skandal politik yang sempat mengguncang kursi kepresidenan.
Peristiwa yang terjadi pada Februari 2020 di peternakan Phala Phala, Provinsi Limpopo, itu terungkap ke publik pada 2022 setelah mantan kepala intelijen Arthur Fraser membocorkannya. David terbukti bersalah melakukan pencurian dan persekongkolan pembobolan rumah. Ia disebut mengambil uang dari dalam sofa, lalu membelanjakan uang tersebut untuk membeli sejumlah mobil mewah seperti Mercedes, Porsche, hingga jam tangan Rolex berlapis berlian.
Dalam persidangan, David sempat berdalih bahwa kekayaannya berasal dari bisnis berlian dan Bitcoin, namun hakim menolak klaim tersebut. Sementara itu, seorang petugas kebersihan bernama Froliana Joseph juga dinyatakan bersalah atas persekongkolan, sedangkan saudaranya, Ndilinasho Joseph, bebas dari semua tuduhan.
Meskipun Presiden Ramaphosa mengakui adanya pencurian tersebut, ia membantah terlibat atau menyembunyikan fakta dari polisi dan otoritas pajak. Kasus ini sempat memicu upaya pemakzulan, namun parlemen memilih tidak melanjutkannya, meski Mahkamah Konstitusi kemudian menilai langkah parlemen tersebut tidak sah. Sidang pembacaan vonis untuk David dijadwalkan pada 13 November mendatang.