New Delhi, India — Aparat kepolisian India kembali menuai kecaman setelah menahan puluhan jurnalis yang sedang bertugas meliput aksi demonstrasi anti-pemerintah di New Delhi. Berdasarkan laporan Committee to Protect Journalists (CPJ), sedikitnya 35 pekerja media diamankan dalam rentang waktu 48 jam.
Pihak berwenang beralasan para jurnalis tersebut menghalangi tugas polisi saat sedang melakukan peliputan. Namun, langkah ini langsung memicu kekhawatiran serius terhadap kebebasan pers di negara demokrasi terbesar di dunia tersebut.
Analisis & Dampak: Penangkapan massal ini menjadi sinyal bahaya bagi kebebasan berekspresi di India. Jika jurnalis tidak lagi bisa meliput aksi protes tanpa rasa takut ditangkap, publik berisiko kehilangan akses informasi yang objektif dan independen. Ini juga memperkuat pola pembatasan ruang gerak media yang semakin ketat di bawah pemerintahan saat ini, yang dikritik keras oleh organisasi pers internasional.