BOS HYATT MUNDUR! TERSERET SKANDAL EPSTEIN MENGERIKAN - Berita Dunia
← Kembali

BOS HYATT MUNDUR! TERSERET SKANDAL EPSTEIN MENGERIKAN

Foto Berita

Dunia korporasi kembali dihebohkan dengan pengunduran diri mendadak Thomas J. Pritzker, Executive Chairman Hyatt Hotels Corporation. Pria berusia 75 tahun ini memilih lengser dari posisinya, efektif segera, setelah terungkapnya hubungan jangka panjangnya dengan terpidana kejahatan seks Jeffrey Epstein dan Ghislaine Maxwell.

Pritzker, yang telah menjabat di posisi puncak Hyatt sejak 2004, juga menyatakan tidak akan mencalonkan diri kembali ke jajaran direksi pada rapat pemegang saham tahunan 2026. Dalam suratnya kepada dewan dan pernyataan publik, ia menyampaikan penyesalan mendalam atas keputusannya mempertahankan kontak dengan Epstein — yang meninggal di penjara pada 2019 — serta Maxwell. Ia menyebutnya sebagai 'penilaian yang mengerikan' dan mengakui tidak ada alasan untuk tidak segera menjauhkan diri.

Terungkapnya hubungan ini berawal dari jutaan halaman dokumen Departemen Kehakiman AS yang baru dirilis. Menurut laporan The New York Times, dokumen tersebut menunjukkan Pritzker memiliki kontak berkelanjutan dan rutin dengan Epstein selama bertahun-tahun, bahkan setelah Epstein divonis atas kejahatan seks pada 2008.

Pengunduran diri Pritzker menambah panjang daftar figur berpengaruh yang 'terseret' dan 'jatuh' setelah rilis dokumen Epstein. Sebelumnya, penasihat hukum utama Goldman Sachs, Kathryn Ruemmler, telah mundur pekan lalu karena kaitannya dengan Epstein. Polisi Norwegia juga menggeledah properti milik mantan Perdana Menteri Thorbjorn Jagland dalam investigasi korupsi terkait hubungannya dengan Epstein. Bahkan, Sultan Ahmed bin Sulayem dari DP Ports World dan ekonom Larry Summers (dari OpenAI) juga merasakan dampak serupa. Mantan duta besar Inggris untuk AS, Peter Mandelson, juga diminta untuk memberikan wawancara terkait penyelidikan kongres AS tentang Epstein.

Rentetan kejadian ini menunjukkan betapa luas dan dalamnya jaringan Jeffrey Epstein di kalangan elite bisnis, politik, dan budaya di AS maupun seluruh dunia. Kasus Pritzker ini sekaligus menjadi pengingat penting bagi para pemimpin perusahaan untuk senantiasa menjaga integritas dan reputasi, tidak hanya diri sendiri, tetapi juga institusi yang mereka pimpin.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook