HAWAII DARURAT BANJIR TERPARAH: OAHU EVAKUASI, BENDUNGAN KRITIS! - Berita Dunia
← Kembali

HAWAII DARURAT BANJIR TERPARAH: OAHU EVAKUASI, BENDUNGAN KRITIS!

Foto Berita

Pulau Oahu, Hawaii, kini berstatus darurat setelah diterjang banjir terparah dalam dua dekade terakhir. Hujan lebat memicu evakuasi besar-besaran, memaksa ribuan warga meninggalkan rumah, sementara otoritas mengeluarkan peringatan serius akan potensi ambruknya akses jalan dan ancaman jebolnya bendungan berusia seabad.

Kantor Darurat Oahu mendesak warga di area Waialua untuk segera mengungsi karena risiko kegagalan jalan akses utama. Total, hampir 5.500 orang di wilayah utara Honolulu telah diungsikan. Situasi ini diperparah oleh air bah berlumpur setinggi dada yang merendam jalanan dan permukiman. Sedikitnya 200 orang berhasil diselamatkan, dan 10 lainnya dirawat di rumah sakit akibat hipotermia setelah dievakuasi dari genangan air. Sebuah kamp remaja juga dievakuasi, dengan 72 orang dewasa dan anak-anak diangkut menggunakan helikopter sebagai langkah pencegahan.

Kekhawatiran terbesar tertuju pada Bendungan Wahiawa yang berusia 120 tahun. Otoritas memperingatkan bendungan ini 'berisiko jebol dalam waktu dekat'. Sebuah dokumen tahun 2022 dari Departemen Pertanahan dan Sumber Daya Alam Hawaii mengidentifikasi Bendungan Wahiawa sebagai struktur berpotensi bahaya tinggi yang kegagalannya dapat menimbulkan korban jiwa. Bendungan yang dibangun tahun 1906 ini awalnya untuk produksi gula dan kemudian diakuisisi oleh Dole Food Company. Sejak 2009, Dole telah menerima empat peringatan tentang kekurangan bendungan dan bahkan didenda $20.000 pada April 2021 karena kelalaian dalam pemeliharaan. Meskipun Dole menyangkal risiko, pakar sudah memperingatkan bendungan ini mungkin tidak mampu menahan banjir besar. Pemerintah Hawaii sejatinya telah mengesahkan undang-undang untuk mengambil alih bendungan pada 2023, namun proses transfer belum rampung. Pada hari Jumat, ketinggian air bendungan tanah ini naik dari 24 menjadi 25,6 meter, hanya berjarak 1,8 meter dari kapasitas penuhnya, memperburuk kondisi yang ada.

Gubernur Josh Green memperkirakan kerugian akibat banjir ini bisa melampaui $1 miliar. Ia juga memastikan Garda Nasional Hawaii, pasukan cadangan militer, dan penjaga pantai dikerahkan penuh untuk membantu evakuasi serta operasi pencarian dan penyelamatan. Badan meteorologi memperingatkan bahwa hujan lebat masih akan mengguyur kepulauan Hawaii dalam beberapa hari ke depan, menambah kekhawatiran akan dampak yang lebih luas.

Situasi di Hawaii ini menyoroti kerentanan infrastruktur lama, khususnya bendungan, di tengah perubahan iklim yang memicu cuaca ekstrem. Kegagalan dalam transfer kepemilikan dan kurangnya perawatan bendungan menjadi pelajaran penting tentang urgensi pengelolaan risiko bencana. Dampak ekonomi dan sosial dari banjir ini akan signifikan, tidak hanya karena kerusakan infrastruktur dan properti, tetapi juga potensi trauma dan gangguan jangka panjang bagi ribuan penduduk.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook