Setelah tertunda selama 12 tahun, China dan Korea Utara resmi membuka Jembatan Sungai Yalu Baru. Jembatan sepanjang 3 kilometer ini diprediksi bakal jadi jalur darat utama antara kedua negara yang tengah berupaya memperbaiki hubungan bilateral.
Proyek jembatan ini sebenarnya sudah selesai dibangun sejak lama, tapi baru bisa dioperasikan sekarang karena berbagai kendala, mulai dari ketegangan politik hingga pandemi COVID-19 yang sempat menutup perbatasan. Pembukaan jembatan ini jadi sinyal kuat bahwa Pyongyang dan Beijing semakin mesra, terutama di tengah tekanan sanksi internasional terhadap Korea Utara.
Bagi masyarakat, khususnya warga di perbatasan, jembatan ini bisa mempermudah aktivitas ekonomi dan perdagangan. Namun, sejumlah pengamat menilai langkah ini juga memperkuat ketergantungan Korea Utara pada China, yang bisa berdampak pada dinamika geopolitik kawasan.