KYIV GIGIL, RUSIA MAJU, NEGOSIASI TERUS MENCARI JALAN - Berita Dunia
← Kembali

KYIV GIGIL, RUSIA MAJU, NEGOSIASI TERUS MENCARI JALAN

Foto Berita

Pada Minggu, 25 Januari, di tengah suhu malam yang mencapai minus 10 derajat Celcius, Wakil Perdana Menteri Ukraina, Oleksii Kuleba, melaporkan bahwa lebih dari 3.200 bangunan di ibu kota Kyiv masih belum mendapatkan pasokan pemanas. Angka ini memang menurun dari 6.000 bangunan di pagi hari, namun tetap mencerminkan krisis kemanusiaan yang mendalam bagi warga yang harus bertahan dari gigitan musim dingin ekstrem di hari ke-1.431 perang Rusia-Ukraina ini.

Di medan perang, Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim pasukannya telah berhasil merebut sepenuhnya desa Starytsya di wilayah Kharkiv bagian timur laut Ukraina, yang berbatasan langsung dengan Rusia. Namun, klaim ini langsung dibantah oleh Staf Umum Militer Ukraina. Mereka mengakui adanya enam serangan Rusia di area tersebut, termasuk Starytsya, tetapi tidak sedikit pun mengakui desa itu telah jatuh ke tangan Rusia. Situasi ini menunjukkan kabut perang yang tebal, di mana informasi seringkali saling bertolak belakang, membuat masyarakat sulit membedakan fakta di lapangan.

Sementara itu, upaya diplomatik untuk meredakan konflik masih menemui jalan terjal. Pembicaraan damai yang dimediasi Amerika Serikat di Abu Dhabi telah berakhir tanpa menghasilkan kesepakatan berarti, meskipun kedua belah pihak disebut akan kembali duduk di meja perundingan pekan depan. Kementerian Luar Negeri Rusia, melalui laporan kantor berita RIA, juga mengisyaratkan kemungkinan dialog tambahan dengan delegasi Ukraina di Istanbul, menegaskan Moskow tetap membuka peluang untuk kelanjutan dialog. Namun, semua ini terjadi di tengah gelombang serangan besar-besaran Rusia yang terus menghantam berbagai wilayah di Ukraina, menimbulkan pertanyaan besar tentang efektivitas jalur diplomasi di tengah agresi militer yang berlanjut tanpa henti.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook