BISNIS GELAP PARAMILITER ULSTER DAN SAYAP KANAN BRITANIA - Berita Dunia
← Kembali

BISNIS GELAP PARAMILITER ULSTER DAN SAYAP KANAN BRITANIA

Foto Berita

Investigasi Al Jazeera mengungkap hubungan gelap antara kelompok sayap kanan di Inggris dengan dunia kriminal bawah tanah. Dalam laporan bertajuk Contract Killers and the Far Right, terungkap bahwa Allan Nesbitt, seorang penjahat terpidana dan anggota Ulster Volunteer Force (UVF) di Irlandia Utara, memiliki kedekatan dengan Turning Point UK (TPUK)โ€”cabang kelompok aktivis konservatif asal Amerika Serikat.

Hubungan ini terkuat melalui Jack Ross, CEO TPUK yang juga pernah maju sebagai kandidat Partai Konservatif pada 2023. Ross memperkenalkan Nesbitt kepada reporter penyamaran Al Jazeera. Dalam rekaman, Ross menyatakan kesediaan membayar Nesbitt ribuan poundsterling untuk menggelar aksi demo palsu mendukung pencabutan sanksi Inggris terhadap Zimbabwe.

Yang lebih mengejutkan, Ross mengklaim Nesbitt dan jaringannya bisa mengatur serangan fisik hingga pembunuhan dengan tarif tertentu. "Mereka bisa menendang seseorang, merusak wajah orang, menusuk, menembak, bahkan membunuh," ujar Ross dalam rekaman.

Untuk menguji klaim tersebut, reporter Al Jazeera berpura-pura memiliki konflik bisnis dengan rival fiktif. Dalam pertemuan di hotel London, Nesbitt menyatakan bisa "mengatur apa pun yang dibutuhkan" asal bayarannya cocok, termasuk membunuh target dengan bantuan koneksi UVF. Ia bahkan mengklaim pernah membunuh secara langsung dan menunjukkan senjata shotgun, pistol, serta amunisi sebagai bukti.

Nesbitt menyebut uang pembunuhan akan digunakan untuk mempersenjatai UVF di Irlandia Utara. "Semua uang dikumpulkan di Skotlandia, barang dibeli di Skotlandia, lalu kami selundupkan ke Irlandia," katanya, mengaku telah terlibat penyelundupan senjata selama bertahun-tahun.

Analisis Dampak: Temuan ini memicu kekhawatiran serius tentang infiltrasi kelompok ekstremis ke dalam politik arus utama Inggris. TPUK diketahui memiliki hubungan erat dengan sejumlah politisi senior Partai Konservatif dan pemimpin Reform UK. Publik kini menuntut transparansi dan penyelidikan menyeluruh atas keterkaitan antara aktor politik, kelompok paramiliter, dan jaringan kriminal lintas batas. Kasus ini juga menyoroti lemahnya pengawasan terhadap organisasi sayap kanan yang beroperasi di bawah payung politik legal.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook