Benin, negara kecil di Afrika Barat yang biasanya hanya menjadi pelengkap di panggung sepak bola dunia, kini mendapat sorotan tajam. Pasalnya, mereka akan menjadi lawan Argentina dalam laga yang dipastikan menjadi pertandingan internasional terakhir megabintang Lionel Messi.
Laga yang digelar di Buenos Aires ini bukan sekadar uji coba biasa. Argentina telah menyiapkan jersey khusus untuk menandai momen bersejarah ini, dan kaus yang dikenakan Messi diprediksi akan menjadi salah satu yang termahal dalam sejarah lelang memorabilia olahraga.
Kapten timnas Benin, Steve Mounie, mengaku tak bisa melewatkan momen bersejarah ini meski sedang cedera. Striker yang pernah memperkuat Huddersfield Town itu bahkan rela membeli tiketnya sendiri demi bisa menyaksikan langsung aksi Messi dari pinggir lapangan.
"Ini seperti cherry di atas kue," ujar Mounie kepada BBC Sport. "Kami tidak tahu ini akan menjadi pertandingan terakhir Messi. Ini menambah nilai besar bagi Benin dan dunia sepak bola."
Meski di atas kertas Argentina jauh lebih diunggulkan—terlebih setelah mereka menghancurkan Burkina Faso 7-0 di laga pemanasan—Mounie menegaskan timnya bukan sekadar pelengkap. Ia menyebut Benin sebagai tim yang disiplin, penuh talenta muda, dan bermain seperti keluarga.
Laga ini menjadi kesempatan emas bagi para pemain Benin untuk meningkatkan reputasi mereka di kancah internasional, sekaligus memberi warna tersendiri dalam penutup karier internasional salah satu pemain terbesar sepanjang sejarah.