Insiden mengerikan di penerbangan Flydubai FZ1073 menuju Israel pada 30 September lalu masih menyisakan misteri besar. Kopilot bernama Hamam al-Hammami dilaporkan mencoba menyerang kapten dengan kapak darurat dan berupaya membajak pesawat. Yang mengejutkan, pria asal Oman ini ternyata pernah dilarang terbang karena diduga memiliki pandangan ekstremis.
Pertanyaannya kini: bagaimana bisa seseorang dengan rekam jejak mencurigakan lolos seleksi dan diizinkan menerbangkan pesawat komersial? Al-Hammami sebelumnya diisolasi ke posisi administratif di Oman Air, namun kemudian direkrut oleh Flydubai. Seorang diplomat Teluk mengklaim al-Hammami telah melewati pemeriksaan keamanan standar, tapi sejauh mana proses verifikasi itu dilakukan masih belum jelas.
Pilot komersial umumnya wajib memiliki sertifikasi medis Kelas 1 dan surat keterangan kepolisian. Namun, standar pemeriksaan latar belakang berbeda-beda di setiap negara dan maskapai, tanpa ada aturan global tunggal. Kasus ini pun memicu kekhawatiran serius tentang sistem vetting pilot dan keamanan penerbangan internasional.