PRESIDEN CORNELL BUKA SUARA SOAL KASUS PEMERKOSAAN - Berita Dunia
← Kembali

PRESIDEN CORNELL BUKA SUARA SOAL KASUS PEMERKOSAAN

Foto Berita

Presiden Universitas Cornell, Michael Kotlikoff, akhirnya angkat bicara terkait kasus dugaan pemerkosaan berantai yang menimpa seorang mahasiswi di rumah fraternitas Chi Phi pada 2024. Dalam pesan video berdurasi delapan menit, ia menyebut insiden ini sebagai salah satu periode paling sulit dalam sejarah kampus dan mengakui bahwa kasus ini akan membekas selama bertahun-tahun.

Kotlikoff mengaku hancur saat membayangkan apa yang dialami korban. Ia menyoroti isu serius seputar kekerasan seksual, dehumanisasi, serta budaya pesta yang lekat dengan konsumsi alkohol dan narkoba. Kasus ini mencuat setelah korban yang dalam dokumen pengadilan disebut sebagai Jane Doe menggugat universitas dan tujuh mantan mahasiswa.

Perhatian publik semakin membesar setelah Gubernur New York, Kathy Hochul, meragukan keputusan jaksa lokal yang awalnya menolak menuntut para pelaku. Hochul lalu menunjuk Jaksa Agung Negara Bagian, Letitia James, sebagai jaksa khusus untuk mengambil alih investigasi pidana. Langkah ini menegaskan pesan bahwa kasus ini tidak boleh dibiarkan berlalu begitu saja.

Kasus ini juga membuka kembali perdebatan soal celah hukum di New York yang menyulitkan penuntutan dalam kasus kekerasan seksual jika korban dianggap mabuk secara sukarela. Jaksa Wilayah Tompkins County, Matthew Van Houten, sempat menggunakan dalih ini untuk membenarkan keputusannya tidak menuntut pelaku. Hochul berjanji akan mendorong perubahan aturan tersebut.

Di sisi lain, gelombang protes mahasiswa semakin keras. Dalam sidang majelis mahasiswa, sejumlah pihak menuntut Kotlikoff mundur dari jabatannya. Meski begitu, ia tetap berkomitmen mendukung tinjauan independen atas penanganan kasus ini dan berjanji akan mengevaluasi peran fraternitas serta sororitas dalam kehidupan kampus. Dewan Pengawas Cornell dijadwalkan mengumumkan detail tinjauan tersebut pekan depan.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook