SERANGAN UDARA DI PERBATASAN UKRAINA-RUSIA TEWASKAN 3 WARGA - Berita Dunia
← Kembali

SERANGAN UDARA DI PERBATASAN UKRAINA-RUSIA TEWASKAN 3 WARGA

Foto Berita

KYIV, BRYANSK – Tiga warga sipil tewas dalam saling serang udara di kawasan perbatasan Rusia dan Ukraina, Jumat (15/12). Insiden ini menjadi bukti eskalasi konflik yang terus meluas, tidak hanya di garis depan tapi juga ke wilayah belakang kedua negara.

Di Rusia, dua warga tewas dan dua lainnya luka-luka setelah artileri Ukraina menghantam pemukiman Suzemka di wilayah Bryansk. Gubernur Bryansk, Egor Kovalchuk, menyebut serangan itu terjadi pada Jumat pagi. Sementara itu, sebuah drone menghantam gedung apartemen di Tatarstan, Rusia tengah, melukai tiga orang. Wilayah Tatarstan sendiri dikenal sebagai pusat kilang minyak dan petrokimia utama Rusia. Meski fasilitas industri ikut terkena dampak, Gubernur Rustam Minnikhanov memastikan produksi tidak dihentikan.

Kota Togliatti, yang menjadi markas pabrikan mobil terbesar Rusia, Avtovaz, juga menjadi sasaran serangan drone. Gubernur Samara, Vyacheslav Fedorishchev, mengumumkan status siaga serangan drone untuk kota yang terletak 800 kilometer tenggara Moskow itu.

Jurnalis Al Jazeera di Kyiv, Audrey MacAlpine, menjelaskan serangan ini adalah bagian dari strategi Ukraina yang disebut "logistics lockdown". Targetnya adalah infrastruktur vital Rusia seperti kilang minyak, jembatan, dan jalur logistik yang berjarak lebih dari 30 kilometer dari garis depan. Tujuannya, mengganggu pasokan logistik militer Rusia. Selain itu, Ukraina juga melancarkan apa yang disebut "long-range sanctions", yaitu serangan sistematis ke industri minyak Rusia sebagai bentuk sanksi ekonomi versi militer.

Di sisi Ukraina, serangan balasan Rusia di wilayah Sumy menewaskan seorang operator stasiun kereta api perempuan berusia 44 tahun. Ia tewas saat berlari menuju tempat perlindungan. Seorang petugas stasiun lainnya terluka dalam serangan yang sama. Tiga orang lainnya juga dilaporkan luka-luka akibat serangan terpisah di wilayah Mykolaiv, Ukraina selatan.

Analis menilai peningkatan serangan jarak jauh ini menandakan perubahan taktik. Ukraina mencoba memindahkan tekanan perang ke wilayah Rusia, sementara Rusia terus membombardir infrastruktur Ukraina. Dampak paling nyata terlihat di Krimea yang diduduki Rusia, di mana stasiun bahan bakar kehabisan bensin akibat rantai pasokan terputus. Seorang saksi di Sevastopol mengatakan sebagian besar pom bensin lokal kosong.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook