Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melancarkan kecaman keras terhadap Israel. Hal ini menyusul pembongkaran gedung-gedung markas besar Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) di Yerusalem Timur yang diduduki.
Wakil Juru Bicara PBB, Farhan Haq, dengan tegas menyatakan tindakan Israel itu 'tidak dapat diterima'. PBB juga menuntut agar fasilitas yang merupakan properti PBB tersebut segera dikembalikan dan dipulihkan ke kondisi semula. Kecaman ini mencerminkan kekhawatiran serius PBB terhadap pelanggaran kedaulatan atas properti mereka di wilayah tersebut.