Hujan deras yang mengguyur Santiago, ibu kota Chile, memicu banjir bandang dan tanah longsor yang menghanyutkan sejumlah mobil di jalanan serta merendam permukiman warga. Rekaman dari dalam kendaraan yang tersapu arus menunjukkan betapa cepatnya air naik dan menyeret kendaraan di tengah kota.
Otoritas setempat melaporkan sedikitnya enam orang mengalami luka-luka akibat peristiwa ini. Selain rumah warga, sejumlah fasilitas publik seperti rumah sakit dan sekolah turut terendam, memaksa warga mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Dampak bagi masyarakat cukup serius: akses jalan terputus, layanan darurat terganggu, dan aktivitas ekonomi harian lumpuh sementara. Fenomena cuaca ekstrem ini juga memperkuat kekhawatiran akan dampak perubahan iklim yang semakin nyata di kawasan Amerika Latin, di mana curah hujan tak biasa semakin sering terjadi di luar musimnya.