Gelombang demonstrasi kembali mengguncang Israel menjelang pemilihan umum yang dijadwalkan berlangsung Selasa depan. Ribuan warga memadati Hostages Square di Tel Aviv pada Sabtu lalu, menuntut penyelidikan independen atas kegagalan keamanan dalam serangan Hamas pada 7 Oktober 2023.
Aksi ini digagas oleh October Council, kelompok yang dibentuk keluarga para sandera. Mereka menuntut pertanggungjawaban pemerintah atas kelalaian yang berujung pada perang Gaza. Menariknya, demonstrasi kali ini diwarnai kehadiran tokoh oposisi terkemuka, termasuk Gadi Eisenkot dari Partai Yashar yang digadang-gadang sebagai penantang utama Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.
Eisenkot disambut sorakan 'Siapa yang datang? Perdana menteri berikutnya' saat tiba di lokasi. Kehadiran figur oposisi ini menandakan protes tak lagi sekadar soal sandera, tapi juga momentum politik untuk menggulingkan kekuasaan. Pemilu kali ini diprediksi berlangsung ketat, dengan blok kanan Netanyahu bersaing sengit melawan kubu Eisenkot.
Pemerintahan Netanyahu sendiri hingga kini menolak membentuk komisi penyelidikan independen. Mereka hanya menawarkan komisi 'politik' yang separuh anggotanya diangkat pemerintah, langkah yang dianggap publik sebagai upaya melindungi diri dari jerat hukum.