Iran menggegerkan dunia dengan klaim terbaru: mereka telah meluncurkan serangkaian serangan rudal balistik dan drone. Aksi ini diklaim menargetkan sejumlah pangkalan militer krusial, baik di Israel maupun di negara-negara Teluk, saat apa yang disebut Iran sebagai "perang AS-Israel terhadap Republik Islam" memasuki minggu keempat.
Menurut pernyataan dari Teheran, sasaran utama meliputi beberapa fasilitas militer penting di wilayah selatan Israel. Yang lebih mengejutkan, Iran juga menyebut Pangkalan Udara Al Minhad di Uni Emirat Arab (UEA) dan Pangkalan Udara Ali al-Salem di Kuwait tak luput dari serangan mereka.
Klaim serangan lintas negara ini sontak memicu kekhawatiran serius akan potensi eskalasi konflik yang lebih luas di Timur Tengah. Jika klaim ini terbukti, dampaknya bukan hanya sekadar peningkatan ketegangan, melainkan ancaman nyata terhadap stabilitas regional, termasuk keamanan jalur perdagangan dan investasi vital. Situasi ini menuntut respons cepat dari komunitas internasional untuk mencegah penyebaran konflik berskala besar, yang bisa berimbas pada geopolitik dan ekonomi global.