BOSNIA VOTE DENGAN TEKNOLOGI BIOMETRIK - Berita Dunia
← Kembali

BOSNIA VOTE DENGAN TEKNOLOGI BIOMETRIK

Foto Berita

Warga Bosnia dan Herzegovina akan menuju tempat pemungutan suara pada Minggu, 4 Oktober mendatang untuk memilih pemerintahan baru di tiga tingkat sekaligus: negara, entitas, dan kanton. Lebih dari 3,4 juta pemilih terdaftar dalam pemilihan umum yang digelar di tengah sistem politik negara yang terbilang rumit karena terbagi menjadi dua entitas — Federasi Bosnia dan Herzegovina serta Republika Srpska — plus Distrik Brcko.

Yang menarik, tahun ini Bosnia menerapkan teknologi pemilu baru. Pemilih akan diidentifikasi menggunakan perangkat biometrik, sementara surat suara akan dipindai alih-alih hanya dimasukkan ke kotak suara. Meski begitu, ini bukan berarti pemilu sepenuhnya elektronik. Proses coblos dan pencatatan suara tetap dilakukan di atas kertas, tetapi verifikasi dan penghitungan diharapkan lebih cepat, transparan, dan akurat.

Di kursi Presidensi untuk perwakilan Bosniak, nama petahana Denis Becirovic dari Partai Sosial Demokrat (SDP) kembali bertarung. Ia akan menghadapi Bakir Izetbegovic dari Partai Aksi Demokratik (SDA) yang sedang mengejar masa jabatan ketiga setelah kalah pada 2022 lalu, Semir Efendic dari Partai untuk Bosnia dan Herzegovina, serta Fahrudin Radoncic dari Uni untuk Masa Depan Lebih Baik (SBB).

Untuk kursi Kroasia, tiga kandidat bersaing: Darijana Filipovic dari HDZ BiH, Slaven Kovacevic dari Front Demokratik, dan Zdenko Lucic yang didukung koalisi lima partai Kroasia. Sementara di kursi Serbia, petahana Zeljka Cvijanovic dari aliansi SNSD mencalonkan diri untuk periode kedua. Selama menjabat, ia dikenal menjaga hubungan erat dengan Rusia dan Presiden Vladimir Putin. SNSD sendiri dipimpin Milorad Dodik, mantan presiden Republika Srpska yang terkenal dengan langkah-langkah separatisme dan sering menantang konstitusi negara.

Cvijanovic akan menghadapi Marinko Bozovic dari Partai Demokratik Serbia (SDS) dan Nebojsa Vukanovic dari Daftar Keadilan dan Ketertiban. Total, pemilih akan memilih perwakilan untuk 14 pemerintahan serta anggota Presidensi tiga orang. Komisi Pemilihan Pusat (CIK) mencatat ada 75 partai politik dan empat kandidat independen yang berpartisipasi.

Analisis singkat: Pemilu ini menjadi ujian bagi stabilitas politik Bosnia yang masih terbelah secara etnis dan administratif. Penerapan biometrik dan pemindaian surat suara bisa menjadi langkah maju menuju pemilu yang lebih bersih, meski tantangan terbesar tetap pada bagaimana hasilnya diterima semua pihak — terutama mengingat sejarah ketegangan antara kelompok Serbia yang pro-Rusia dan kelompok Bosniak-Kroasia yang pro-Barat.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook