Kanada kembali dilanda bencana kebakaran hutan masif. Hingga saat ini, tercatat ada 838 titik api yang masih aktif membakar berbagai wilayah di negara tersebut. Dampaknya, kabut asap tebal berwarna oranye kini mulai menyelimuti provinsi Ontario dan merambat ke negara bagian utara Amerika Serikat.
Pusat Informasi Kebakaran Hutan Antar-Lembaga Kanada (CIFFC) melaporkan bahwa meskipun situasi ini mengkhawatirkan, kepadatan asap diperkirakan tidak akan separah bencana tahun 2023 lalu. Saat itu, asap dari kebakaran hutan Quebec sempat menyelimuti seluruh pantai timur AS dan mengganggu kualitas udara hingga ke New York.
Fenomena langit oranye yang mencekam ini menjadi pengingat akan krisis iklim yang semakin nyata. Para ahli memperingatkan bahwa musim kebakaran hutan yang lebih panjang dan intens kini menjadi 'normal baru' akibat perubahan suhu global. Bagi masyarakat di wilayah terdampak, situasi ini kembali memicu kekhawatiran akan gangguan kesehatan pernapasan dan pembatalan penerbangan.