PASUKAN ARTIK SIAGA! PENTAGON SIAP ATASI KERICUHAN PROTES - Berita Dunia
← Kembali

PASUKAN ARTIK SIAGA! PENTAGON SIAP ATASI KERICUHAN PROTES

Foto Berita

Pusat pertahanan Amerika Serikat, Pentagon, dilaporkan telah memerintahkan sekitar 1.500 prajurit aktif dari Divisi Lintas Udara ke-11 Angkatan Darat untuk bersiap dikerahkan ke Minnesota. Pasukan yang berbasis di Alaska dan ahli dalam kondisi Artik ini disiapkan menyusul gelombang protes besar-besaran di Minneapolis dan St. Paul terhadap operasi penegakan hukum imigrasi federal yang agresif.

Dua pejabat anonim kepada Reuters pada Minggu (waktu setempat) mengungkapkan bahwa batalyon infanteri dari divisi tersebut telah menerima perintah 'siap berangkat' (prepare-to-deploy) ke dua kota tersebut. Meskipun suhu sangat dingin, protes terhadap penangkapan yang dilakukan oleh petugas Imigrasi dan Penegakan Bea Cukai (ICE) terus berlanjut. Juru bicara utama Pentagon, Sean Parnell, tidak membantah kabar ini, menyatakan bahwa militer selalu siap melaksanakan perintah Panglima Tertinggi jika diperlukan.

Kabar ini mencuat di tengah meningkatnya ketegangan di Minneapolis dan St. Paul. Sekitar 3.000 agen federal ICE beroperasi di kota itu, dan taktik mereka yang dinilai agresif memicu demonstrasi. Protes semakin memanas setelah insiden penembakan yang menewaskan Renee Nicole Good (37), seorang ibu dan warga Minneapolis.

Sejumlah orang dilaporkan terluka akibat operasi ini. Selain itu, ICE juga mengumumkan pada Minggu bahwa seorang pria bernama Victor Manuel Diaz (36) asal Nikaragua meninggal dunia dalam tahanan ICE di Camp East Montana, El Paso, Texas. Kematian Diaz terjadi 12 hari setelah penangkapannya di Minneapolis.

Departemen Keamanan Dalam Negeri AS (DHS), yang juga terlibat dalam operasi federal di Minnesota, melaporkan seorang petugas federal menembak kaki seorang pria Venezuela pada Rabu. Di hari yang sama, Departemen Pemadam Kebakaran Minneapolis menyatakan seorang bayi berusia enam bulan dan seorang anak kecil dilarikan ke rumah sakit setelah terpapar gas air mata yang dilepaskan agen ICE.

Direktur ICE, Todd M. Lyons, menyebut bahwa agen federal AS telah menangkap 2.500 orang sejak operasi mereka dimulai di Minnesota. Namun, para pegiat hak asasi manusia dan pengamat hukum menyuarakan kekhawatiran tentang kondisi yang tidak manusiawi serta kelebihan kapasitas di fasilitas penahanan imigrasi dan selama penerbangan deportasi. Ratusan pria Venezuela dilaporkan dideportasi ke penjara keamanan maksimum CECOT di El Salvador pada bulan Maret sebelumnya, yang menjadi sorotan setelah sebuah tayangan investigasi ditunda penayangannya.

Potensi pengerahan pasukan ke Minnesota ini bukan yang pertama. Sebelumnya, Pentagon juga mengirim sekitar 700 Marinir AS ke Los Angeles pada Juni dan Juli sebagai respons terhadap protes serupa terkait operasi penegakan imigrasi yang agresif.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook