TRUMP KEMBALI GEMPUR ISU KECURANGAN PILIHANRAYA AS - Berita Dunia
← Kembali

TRUMP KEMBALI GEMPUR ISU KECURANGAN PILIHANRAYA AS

Foto Berita

Jakarta - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali memanaskan mesin politiknya. Dalam pidato yang disiarkan langsung dari Gedung Putih pada jam tayang utama (prime time), Trump kembali menggulirkan narasi lamanya tentang kecurangan pada Pilpres 2020. Ia juga mendorong perubahan aturan pemilu menjelang Pemilu Sela (midterms) tahun 2026.

Dalam pidato yang berlangsung dramatis itu, Trump mengklaim adanya ketidakberesan dalam sistem pemungutan suara, meskipun hingga saat ini tidak ada bukti kuat yang mendukung klaim tersebut. Berbagai lembaga independen dan pengadilan di AS sudah berkali-kali menolak tuduhan serupa di masa lalu.

Lantas, kenapa Trump kembali mengangkat isu ini? Analis politik menilai langkah ini adalah strategi untuk menggalang basis pendukungnya yang fanatik dan sekaligus menekan lawan politiknya. Dengan menyuarakan kecurigaan terhadap sistem, Trump ingin memastikan para pendukungnya tetap waspada dan aktif pada pemilu mendatang.

Yang menarik, waktu pidato ini tidak sembarangan. Dilansir dari Al Jazeera, pemilihan momen di tahun 2025 ini dianggap krusial karena partai Republik tengah bersiap menguasai kembali Kongres. Dengan menabuh genderang 'kecurangan', Trump berharap bisa memobilisasi pemilihnya dan memengaruhi aturan main pemilu agar lebih menguntungkan kandidat yang ia dukung.

Dampaknya bagi masyarakat Amerika cukup serius. Narasi tanpa bukti ini berpotensi memperdalam polarisasi dan menurunkan kepercayaan publik terhadap proses demokrasi. Jika terus digaungkan, bukan tidak mungkin akan terjadi kerusuhan atau krisis konstitusional serupa peristiwa 6 Januari 2021 di gedung Capitol.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook