RUSIA KEMBALI GEMPUR UKRAINA, ANAK 8 TAHUN TEWAS - Berita Dunia
← Kembali

RUSIA KEMBALI GEMPUR UKRAINA, ANAK 8 TAHUN TEWAS

Foto Berita

KYIV - Rusia kembali melancarkan serangan besar-besaran ke Ukraina hanya sehari setelah Kyiv melancarkan serangan drone terbesarnya ke Moskow. Serangan balasan ini menewaskan tiga orang, termasuk seorang gadis berusia delapan tahun di Kota Pavlohrad.

Gubernur Dnipropetrovsk, Oleksandr Ganzha, mengonfirmasi bahwa gadis kecil itu menjadi korban serangan drone Rusia yang jumlahnya mencapai 90 unit antara Kamis malam hingga Jumat pagi. "Seorang gadis berusia delapan tahun tewas. Satu orang lainnya terluka. Ini konsekuensi dari serangan musuh pagi ini di Pavlohrad," ujarnya.

Tak hanya di Pavlohrad, serangan terpisah di wilayah Odesa dan Kota Kramatorsk masing-masing menewaskan satu orang. Bahkan, serangan drone Rusia pada Kamis malam juga menewaskan satu orang dan melukai lima lainnya di kapal sipil di Laut Hitam.

Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, menegaskan bahwa serangan ke Ukraina akan terus berlanjut. "Serangan ini akan terus berlanjut," kata Peskov, Jumat, seraya menyebut serangan Rusia ke Ukraina sebagai sesuatu yang 'impresif'.

Pernyataan ini keluar setelah Ukraina melancarkan serangan drone terbesarnya ke Moskow, yang menewaskan seorang gadis berusia delapan tahun lainnya dan memicu kebakaran besar di kilang minyak strategis Rusia. Gubernur Wilayah Moskow, Andrei Vorobyov, mengatakan korban saat itu sedang berada di rumah bersama neneknya.

Analisis Dampak: Eskalasi ini menunjukkan bahwa diplomasi yang dipimpin AS untuk mengakhiri konflik yang sudah berlangsung lebih dari empat tahun itu praktis macet. Kedua pihak kini saling balas serangan tanpa kompromi. Yang paling memprihatinkan, warga sipil, terutama anak-anak, kembali menjadi korban. Di sisi lain, serangan Ukraina ke infrastruktur energi Rusia menunjukkan bahwa Kyiv kini punya kemampuan untuk memukul balik pusat kekuasaan Moskow, mengubah peta permainan perang ini menjadi semakin berbahaya.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook