SURIAH KENDALIKAN QAMISHLI: ERA BARU, RISIKO BARU? - Berita Dunia
← Kembali

SURIAH KENDALIKAN QAMISHLI: ERA BARU, RISIKO BARU?

Foto Berita

Sebuah babak baru di Suriah timur laut mulai terbuka. Pasukan pemerintah Suriah kini telah bergerak memasuki Kota Qamishli di Provinsi Hasakah, mengimplementasikan kesepakatan gencatan senjata dengan Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang dipimpin Kurdi. Langkah ini menandai dimulainya tugas keamanan oleh pemerintah Damaskus dan rencana integrasi pasukan Kurdi ke dalam institusi negara, setelah berminggu-minggu ketegangan dan konfrontasi bersenjata.

Pergerakan pasukan Suriah, yang juga telah memasuki Kota Hasakah sehari sebelumnya, datang sebagai bagian dari kesepakatan yang didukung Amerika Serikat, digadang-gadang sebagai langkah penting menuju persatuan dan rekonsiliasi. Di wilayah sekitar Qamishli, ratusan warga terlihat antusias mengikuti konvoi pasukan pemerintah, dengan harapan besar akan 'Suriah yang baru' dan dimulainya proses rekonstruksi. Namun, euforia ini tak sepenuhnya merata. Sejumlah warga Kurdi menyuarakan kekhawatiran mereka akan masa depan di bawah kendali pemerintah Suriah, mengingatkan pada sejarah panjang marginalisasi yang mereka alami di bawah kepemimpinan sebelumnya.

Pemerintahan Presiden Ahmed al-Sharaa, yang naik takhta setelah lengsernya Bashar al-Assad pada Desember 2024, memang memiliki misi besar untuk menyatukan kembali negara yang porak-poranda ini di bawah payung pusat. Kesepakatan dengan SDF ini adalah kunci, bertujuan meredakan bentrokan dan mewujudkan integrasi bertahap. Namun, para analis memperingatkan, proses ini akan berjalan lambat dan penuh tantangan. Akar sejarah ketidakpercayaan yang mendalam antara komunitas Kurdi dan pemerintah Suriah adalah ganjalan utama. Seperti disampaikan pengamat, menguasai wilayah adalah satu hal, tetapi menjaga keamanan dan stabilitas adalah pertarungan lain yang jauh lebih kompleks, mengisyaratkan jalan panjang dan berliku di hadapan mereka.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook