DUNIA SAMBUT TAHUN KUDA API: PESTA MERIAH DARI BEIJING HINGGA MOSKOW - Berita Dunia
← Kembali

DUNIA SAMBUT TAHUN KUDA API: PESTA MERIAH DARI BEIJING HINGGA MOSKOW

Foto Berita

Kemeriahan Tahun Baru Imlek, yang menandai bergantinya Tahun Ular ke Tahun Kuda, sukses memukau warga dunia. Dari Beijing hingga Hong Kong, bahkan jauh sampai Moskow dan Buenos Aires, jutaan orang tumpah ruah merayakan momen pergantian shio ini dengan berbagai tradisi unik dan penuh warna.

Perayaan Imlek yang berlangsung Senin malam hingga Selasa kemarin (waktu setempat) tak hanya jadi momen penting bagi Tiongkok, tapi juga menyebar ke seluruh penjuru dunia berkat komunitas diaspora. Ritual doa, pesta kembang api, hingga festival jalanan menjadi daya tarik utama. Di Hong Kong, misalnya, ribuan warga antre tengah malam untuk membakar dupa dan memanjatkan doa. Vietnam pun tak mau kalah dengan pertunjukan musik dan kembang api spektakuler di acara Tet. Sementara itu, Taiwan punya tradisi lonceng 108 kali dan persembahan bunga yang sarat makna.

Di Tiongkok sendiri, terutama Beijing, kuil-kuil ramai diserbu warga yang ingin berdoa demi kebahagiaan dan kesuksesan di Tahun Kuda Api. Bahkan, gala CCTV Spring Festival menampilkan atraksi unik dari anak-anak dan robot humanoid Unitree Robotics yang beraksi dengan pedang. Perayaan Imlek ini, yang dalam siklus astrologi Tionghoa dikenal sebagai Tahun Kuda Api, secara simbolis melambangkan semangat, keberanian, dan energi baru yang diyakini membawa keberuntungan.

Menariknya, semangat Imlek juga merambah ke negara-negara non-Asia. Di ibu kota Rusia, Moskow, warga dan wisatawan menikmati sajian kuliner Tiongkok di pasar-pasar yang dihiasi lampion merah dan dekorasi naga, bagian dari festival dua minggu. Begitu pula di Buenos Aires, Argentina, ribuan orang berkumpul di Pecinan untuk menyaksikan pertunjukan barongsai, tari naga, dan demonstrasi bela diri. Fenomena ini menunjukkan betapa kuatnya ikatan budaya dan tradisi Imlek dalam menyatukan komunitas Tionghoa di seluruh dunia, sekaligus menjadi ajang pertukaran budaya yang dinanti banyak orang dan mampu meningkatkan daya tarik pariwisata lokal.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook