SERANGAN BALASAN IRAN-AS MEMANAS, 35 TEWAS - Berita Dunia
← Kembali

SERANGAN BALASAN IRAN-AS MEMANAS, 35 TEWAS

Foto Berita

Jakarta - Eskalasi konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali memanas setelah kedua negara saling melancarkan serangan militer dalam sepekan terakhir. Kementerian Kesehatan Iran mengonfirmasi setidaknya 35 orang tewas dan lebih dari 300 lainnya terluka sejak pertempuran terbaru pecah pada pekan lalu.

Komando Pusat AS (CENTCOM) mengumumkan gelombang serangan terbaru pada Rabu malam waktu setempat. Serangan selama 90 menit itu menyasar pusat komando Iran, sistem pertahanan udara, rudal, drone, serta fasilitas pengawasan pesisir di Bandar Abbas dan Pulau Greater Tunb. Kedua lokasi itu merupakan titik strategis di Selat Hormuz, jalur pelayaran minyak paling vital di dunia.

Sebagai balasan, Iran mengklaim telah melancarkan serangan rudal dan drone ke pangkalan militer AS di Kuwait, Bahrain, dan Yordania. Militer Iran menyebut serangan itu menyasar radar Super Hawk, baterai rudal Patriot, hingga tangki bahan bakar di Pangkalan Udara Ali Al Salem, Kuwait, dan Pangkalan Udara Sheikh Isa, Bahrain. Kuwait mengonfirmasi berhasil mencegat empat rudal jelajah dan 21 drone Iran sejak Rabu hingga Kamis dini hari.

Di sisi lain, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengklaim berhasil menembak jatuh drone mata-mata MQ-9 milik AS di wilayah Andimeshk, Provinsi Khuzestan. Ledakan juga dilaporkan terjadi di beberapa kota seperti Qeshm, Sirik, Chabahar, dan Semnan. Namun, otoritas Iran membantah ada korban jiwa di Parchin dan Pakdasht dekat Teheran.

Analisis Dampak: Konflik terbuka ini mengancam stabilitas kawasan Timur Tengah dan berpotensi memicu lonjakan harga minyak global. Selat Hormuz yang menjadi target serangan adalah jalur transit 20 persen pasokan minyak dunia. Jika gangguan berlanjut, Indonesia sebagai importir minyak bisa merasakan dampaknya berupa kenaikan harga BBM dan barang kebutuhan pokok dalam beberapa pekan ke depan.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook